Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram bersama Kelurahan Pejeruk bekerjasama dalam hal pengurangan sampah rumah tangga melalui sistem biopori.
Kegiatan ini dilakukan atas dasar perintah Bapak Walikota Mataram agar warga masyarakat bisa memilah sampah sebelum dibuang ke pembuangan tempat akhir sampah, dipilihnya lingkungan Kebun Bawak Barat untuk lokasi biopori karena merupakan kampung proklim. Biopori ini selain untuk menjadikan sampah basah yang ada di rumah tangga juga berfungsi untuk daerah resapan air, sebanyak 60 lubang disebar di 10 Kepala Keluarga untuk menjadi percontohan sebelum diuji di lingkungan lainnya, setelah dua bulan dari pembuatan biopori hasilnya bisa dikatakan sampah warga masyarakat lebih berkurang dan juga sudah memaksimalkan biopori yang ada untuk menghasilkan kompos dari sampah dapur yang mereka buat.
Manfaat lainnya dari biopori ini adalah membuang sampah rumah tangga untuk dijadikan pupuk kompos dan juga warga masyarakat bisa memanfaatkan untuk peningkatan cadangan air tanah. Dari kunjungan lurah pejeruk ke sepuluh kepala keluarga yang dipasangkan biopori rata-rata warga mengaku puas karena bisa mengurangi sampah yang dibuang ke TPA, mereka juga bisa memanfaatkan hasilnya sebagai pupuk alami dan tentu hal ini tidak lepas dari perans serta masyarakat untuk sadar akan pentingnya pemilihan sampah.
Form Komentar